Minggu, 23 Juni 2019
GJKI Maranatha Ungaran
Ibadah Sore
Penerimaan yang Mengubahkan
Kisah seorang yang bernama Michael Howard seorang WNI penulis buku "Return". Beliau bercerita tentang masa lalunya. Awalnya dia bisa menjadi gangster di Amerika adalah penolakan di keluarga. Dari kecil dia hidup terpisah dari keluarga. Setelah bolak balik dari penjara di Amerika, dia dideportasi kembali ke Indonesia.
Kebutuhan dasar manusia adalah ingin diterima, dikasihi. Ketika hal tersebut ada maka hidup manusia itu dapat maksimal.
Roma 15:7 (TB) Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah.
Apa yang membuat kita merasa lebih berharga? Lebih dikasihi? Lebih diterima?
Lukas 8:8 (TB) Dan sebagian jatuh di tanah yang baik, dan setelah tumbuh berbuah seratus kali lipat." Setelah berkata demikian Yesus berseru: "Siapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!"
https://alkitab.app/v/1ff3f799b3bc
Bagaimana cara kita menerima itu menentukan apa yang kita terima
Dorothy Law Nolte, Ph. D.
Anak-anak Belajar dari Kehidupannya
1. Jika anak hidup dengan kecaman, mereka belajar untuk mengutuk
2. Jika anak hidup dengan permusuhan, mereka belajar untuk melawan
3. Jika anak hidup dengan ketakutan, mereka belajar untuk menjadi memprihatinkan
4. Jika anak-anak hidup dengan belas kasihan, mereka belajar untuk mengasihani diri sendiri
5. Jika anak hidup dengan ejekan, mereka belajar untuk merasa malu
6. Jika anak hidup dengan kecemburuan, mereka belajar untuk merasa iri
7. Jika anak hidup dengan rasa malu, mereka belajar untuk merasa bersalah
8. Jika anak hidup dengan dorongan, mereka belajar percaya diri
9. Jika anak-anak hidup dengan toleransi, mereka belajar kesabaran
10. Jika anak hidup dengan pujian, mereka belajar apresiasi
11. Jika anak-anak hidup dengan penerimaan, mereka belajar untuk mencintai
12. Jika anak hidup dengan persetujuan, mereka belajar untuk menyukai diri mereka sendiri
13. Jika anak-anak hidup dengan pengakuan, mereka belajar itu baik untuk memiliki tujuan
14. Jika anak hidup dengan berbagi, mereka belajar kemurahan hati
15. Jika anak hidup dengan kejujuran, mereka belajar kejujuran
16. Jika anak hidup dengan keadilan, mereka belajar keadilan
17. Jika anak-anak hidup dengan kebaikan dan pertimbangan, mereka belajar menghormati
18. Jika anak hidup dengan keamanan, mereka belajar untuk memiliki iman dalam diri mereka dan orang-orang tentang mereka
19. Jika anak-anak hidup dengan persahabatan, mereka belajar bahwa dunia adalah tempat yang bagus untuk hidup
Penerimaan selalu mendahului perubahan.
Matius 19: 16-22 Orang Muda yang Kaya
Lukas 19: 1-10 Zakheus
Cara terbaik untuk membuat orang berubah adalah membanjiri mereka dengan penerimaan sehingga mereka mulai secara sukarela berubah ~ Ps. Paul Scanion
Matius 15: 21-24 Perempuan Kanaan yang Percaya
Namun bagaimana bila kita yang ditolak?
Alangkah lebih baiknya kita mendekat kepada TUHAN daripada ambil keputusan untuk kecewa/ sakit hati
Respon dari hidup kita menentukan masa depan kita.
Sadari jika penolakan terjadi dalam hiduomu itulah PANGGILAN untuk kita MENDEKAT KEPADA TUHAN.
Mari kita belajar menerima apa yang terjadi dalam hidup kita dengan respon yang benar!
(Imagrow)
Blog ini berisikan tentang apa yang sedang terlintas dalam pikiranku..Review dari apa yang menjadi aktivitasku... Kiranya bisa memberkati... Thx vo visiting my blog.. Gusti mberkahi...^^
Sunday, June 23, 2019
Sunday, June 16, 2019
Terlalu Mahal Untuk Diabaikan; oleh Pdt. Sugeng Budi S.
Minggu, 16 Juni 2019
Ibadah Sore
GJKI Maranatha Ungaran
Terlalu Mahal Untuk Diabaikan
Efesus 1: 3-6
Oleh Pdt. Sugeng Budi S.
Sebenarnya kita tidak layak masuk dalam anggota kerajaan ALLAH, namun oleh karena KASIH TUHAN sudah menerima kita terlebih dahulu.
1 Yohanes 5:3 (TB) Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat,
https://alkitab.app/v/530cf336dfd4
Yohanes 14:15 (TB) "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.
https://alkitab.app/v/a4766fc32335
Hendaknya kita menanggapi KASIH ALLAH dalam keseharian kita.
Hadiah yang kita terima bila menjadi anggota kerajaan ALLAH:
1. Efesus 1:7 (TB) Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu *pengampunan dosa*, menurut kekayaan kasih karunia-Nya,
https://alkitab.app/v/818d8095e099
2. Yohanes 14:26 (TB) tetapi *Penghibur, yaitu Roh Kudus*, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.
https://alkitab.app/v/243b5d3690da
3. 1 Yohanes 5:12 (TB) Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki *hidup*; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki *hidup*.
https://alkitab.app/v/93b5f6387b4b
Dalam bahasa Yunani ada 3 kata ‘hidup’ yaitu:
1. *Bios* yaitu Hidup secara fisik/tubuh jasmani yang dipengaruhi oleh 5 panca indera. Sifatnya sementara dan tidak kekal.
2. *Psyche* Hidup secara jiwani, muncul kata psychology; yaitu ilmu yang mempelajari jiwa.
3. *Pneuma* yaitu Kehidupan secara rohani; yang artinya nafas. Roh Kudus tidak dikenal oleh dunia sekalipun hidup ini dihembusi oleh Roh Kudus, setiap orang yang bertobat, Ia menerima Roh Kudus dan tinggal di dalam dirinya (1 Kor 3:16) memiliki *Zoe = yaitu Hidup yang sesungguhnya.*
4. Yohanes 14:2 (TB) Di rumah Bapa-Ku banyak *tempat tinggal*. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.
https://alkitab.app/v/cd4f69644cea
Yang perlu kita siapkan adalah sikap hati. Sikap hati yang mau belajar dan pantang menyerah.
Yohanes 15:9, 13 (TB)
9 "Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu.
13 Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.
https://alkitab.app/v/cf465600c6e9
Mari kita belajar menjadi pribadi yang dapat menanggapi KASIH ALLAH dengan benar dalam keseharian hidup kita!
(Imagrow)
Ibadah Sore
GJKI Maranatha Ungaran
Terlalu Mahal Untuk Diabaikan
Efesus 1: 3-6
Oleh Pdt. Sugeng Budi S.
Sebenarnya kita tidak layak masuk dalam anggota kerajaan ALLAH, namun oleh karena KASIH TUHAN sudah menerima kita terlebih dahulu.
1 Yohanes 5:3 (TB) Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat,
https://alkitab.app/v/530cf336dfd4
Yohanes 14:15 (TB) "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.
https://alkitab.app/v/a4766fc32335
Hendaknya kita menanggapi KASIH ALLAH dalam keseharian kita.
Hadiah yang kita terima bila menjadi anggota kerajaan ALLAH:
1. Efesus 1:7 (TB) Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu *pengampunan dosa*, menurut kekayaan kasih karunia-Nya,
https://alkitab.app/v/818d8095e099
2. Yohanes 14:26 (TB) tetapi *Penghibur, yaitu Roh Kudus*, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.
https://alkitab.app/v/243b5d3690da
3. 1 Yohanes 5:12 (TB) Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki *hidup*; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki *hidup*.
https://alkitab.app/v/93b5f6387b4b
Dalam bahasa Yunani ada 3 kata ‘hidup’ yaitu:
1. *Bios* yaitu Hidup secara fisik/tubuh jasmani yang dipengaruhi oleh 5 panca indera. Sifatnya sementara dan tidak kekal.
2. *Psyche* Hidup secara jiwani, muncul kata psychology; yaitu ilmu yang mempelajari jiwa.
3. *Pneuma* yaitu Kehidupan secara rohani; yang artinya nafas. Roh Kudus tidak dikenal oleh dunia sekalipun hidup ini dihembusi oleh Roh Kudus, setiap orang yang bertobat, Ia menerima Roh Kudus dan tinggal di dalam dirinya (1 Kor 3:16) memiliki *Zoe = yaitu Hidup yang sesungguhnya.*
4. Yohanes 14:2 (TB) Di rumah Bapa-Ku banyak *tempat tinggal*. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.
https://alkitab.app/v/cd4f69644cea
Yang perlu kita siapkan adalah sikap hati. Sikap hati yang mau belajar dan pantang menyerah.
Yohanes 15:9, 13 (TB)
9 "Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu.
13 Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.
https://alkitab.app/v/cf465600c6e9
Mari kita belajar menjadi pribadi yang dapat menanggapi KASIH ALLAH dengan benar dalam keseharian hidup kita!
(Imagrow)
Friday, June 14, 2019
Sahabat
Menurutmu,
apa arti sahabat?
Apakah kau punya sahabat?
Adakah hal yang berkesan selama bersahabat?
apa arti sahabat?
Apakah kau punya sahabat?
Adakah hal yang berkesan selama bersahabat?
#Diskusi
#Essay
#Sahabat
#Essay
#Sahabat
Sunday, June 9, 2019
Roh Kudus Memberi Kuasa Oleh Pdt. Ny. Y. Hehanusa-Sahetapy
Minggu, 9 Juni 2016
Ibadah Pagi
GPIB Sion Semarang
Ibadah Pagi
GPIB Sion Semarang
Roh Kudus Memberi Kuasa
Nats: Kis. 2: 1-13
Nats: Kis. 2: 1-13
Oleh Pdt. Ny. Y. Hehanusa-Sahetapy
Ilustrasi tentang seorang penjual obat, pengacara, pengkhotbah.
Apa itu Roh Allah? Apakah Roh Allah diam dalam diri kita?
Pentakosta, dalam PB hari ke-50 setelah Yesus naik ke Sorga; dalam PL Hari ke 7, persembahan buah sulung.
Kita merasakan kehadiran TUHAN melalui pekerjaan Roh Kudus dalam kehidupan kita sehari-hari.
Roh Kudus, menurut Yohanes 14:16 (TB) Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,
Kisah Para Rasul 2:2-4 (TB)
2 Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti *tiupan angin keras* yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;
3 dan tampaklah kepada mereka *lidah-lidah seperti nyala api* yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.
4 Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.
2 Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti *tiupan angin keras* yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;
3 dan tampaklah kepada mereka *lidah-lidah seperti nyala api* yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.
4 Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.
https://alkitab.app/v/c20f57296790
Tanda-tanda Roh kudus:
1. Tiupan angin keras (Kis 2: 2)
Angin dapat meneduhkan dan menghancurkan apa yang dilewatinya.
2. Lidah-lidah seperti nyala api (Kis 2: 3)
Biarlah Roh Allah yang diam di dalam kita menyala-nyala di dalam Tuhan (Rm 12: 11)
3. Bahasa lain/ baru (Kis 2: 4)
Karunia berkata-kata. Hendaklah setiap kata yang keluar dari kita adalah hal yang membangun bukan menghancurkan.
1. Tiupan angin keras (Kis 2: 2)
Angin dapat meneduhkan dan menghancurkan apa yang dilewatinya.
2. Lidah-lidah seperti nyala api (Kis 2: 3)
Biarlah Roh Allah yang diam di dalam kita menyala-nyala di dalam Tuhan (Rm 12: 11)
3. Bahasa lain/ baru (Kis 2: 4)
Karunia berkata-kata. Hendaklah setiap kata yang keluar dari kita adalah hal yang membangun bukan menghancurkan.
Melalui peristiwa Pentakosta, mari kita merenungkan bagaimana pekerjaan Roh Kudus yang kita alami dalam kehidupan kita.
kiranya kita alami pekerjaan Roh Kudus makin nyata dalam kehidupan kita sehari-hari.
(Imagrow)
(Imagrow)
Sunday, May 12, 2019
Maksimal dan Kedalaman (Higher and Deeper) Oleh Pdt. David E. M.
Minggu, 12 Mei 2019
Ibadah Sore
JKI Maranatha, Ungaran
Maksimal dan Kedalaman
(Higher and Deeper)
Oleh Pdt. David E. M.
Nats: Yohanes 15 - 5 - 8
Yohanes 15:8 (TB) Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku."
https://alkitab.app/v/ee6ae6bd9160
Bila Kita diciptakanNya, setiap aktivitas kita hendaklah sesuai dengan Kehendak-Nya.
Apa yang Tuhan harapkan dalam kehidupan kita?
Ekspektasi/ Harapan Tuhan dalam hidup kita adalah berbuah.
Berbuah Banyak -----------> Kualitas & Identitas
\ Murid Kristus
\ /
\ /
\ /
[ Memuliakan Bapa]
Ketika TUHAN menciptakan kita, di dalam diri setiap kita tidak terkecuali, ada potensi untuk berbuah banyak.
Mengapa kita tidak dapat berbuah?
Karena kita tidak di dalam TUHAN.
Untuk bisa mencapai hidup yang "maksimal", yaitu "berbuah banyak" - kita harus berada di "kedalaman" atau "tempat yang lebih dalam".
Buah yang banyak itu merupakan hasil dari "perubahan dalam diri kita" yang kita alami di tempat kedalaman.
Sudahkah kita menjadi berkat dalam lingkungan kita?
Mengapa kedalaman itu penting?
1. Semakin dalam maka akan semakin dekat dengan sumbernya.
2. Semakin dalam makan akan semakin kuat di permukaan.
Meskipun di permukaan banyak terjadi tantangan hidup, hal itu tidak menyebabkan kita berhenti berbuah.
Di kedalamanlah segala "sistem pertahanan itu terbentuk dengan kokoh" - sekalipun itu di tempat yang sulit kita lihat.
Ketika sistem pertahanan kuat di dalam kita - maka hal itu "mempercepat proses" untuk menghasilkan buah yang banyak.
Mazmur 1:1-3 (TB)
1 Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,
2 tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.
3 Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.
Mari kita belajar menghasilkan buah yang baik dan hidup kita semakin ada di dalam TUHAN!
-imagrow
Ibadah Sore
JKI Maranatha, Ungaran
Maksimal dan Kedalaman
(Higher and Deeper)
Oleh Pdt. David E. M.
Nats: Yohanes 15 - 5 - 8
Yohanes 15:8 (TB) Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku."
https://alkitab.app/v/ee6ae6bd9160
Bila Kita diciptakanNya, setiap aktivitas kita hendaklah sesuai dengan Kehendak-Nya.
Apa yang Tuhan harapkan dalam kehidupan kita?
Ekspektasi/ Harapan Tuhan dalam hidup kita adalah berbuah.
Berbuah Banyak -----------> Kualitas & Identitas
\ Murid Kristus
\ /
\ /
\ /
[ Memuliakan Bapa]
Ketika TUHAN menciptakan kita, di dalam diri setiap kita tidak terkecuali, ada potensi untuk berbuah banyak.
Mengapa kita tidak dapat berbuah?
Karena kita tidak di dalam TUHAN.
Untuk bisa mencapai hidup yang "maksimal", yaitu "berbuah banyak" - kita harus berada di "kedalaman" atau "tempat yang lebih dalam".
Buah yang banyak itu merupakan hasil dari "perubahan dalam diri kita" yang kita alami di tempat kedalaman.
Sudahkah kita menjadi berkat dalam lingkungan kita?
Mengapa kedalaman itu penting?
1. Semakin dalam maka akan semakin dekat dengan sumbernya.
2. Semakin dalam makan akan semakin kuat di permukaan.
Meskipun di permukaan banyak terjadi tantangan hidup, hal itu tidak menyebabkan kita berhenti berbuah.
Di kedalamanlah segala "sistem pertahanan itu terbentuk dengan kokoh" - sekalipun itu di tempat yang sulit kita lihat.
Ketika sistem pertahanan kuat di dalam kita - maka hal itu "mempercepat proses" untuk menghasilkan buah yang banyak.
Mazmur 1:1-3 (TB)
1 Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,
2 tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.
3 Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.
Mari kita belajar menghasilkan buah yang baik dan hidup kita semakin ada di dalam TUHAN!
-imagrow
Sunday, December 16, 2018
24/6 oleh Pdt. Sugeng Budi S.
Minggu, 16 Desember 2018
JKI Maranatha, Ungaran
Ibadah Sore
24/6
oleh Pdt. Sugeng Budi S.
Seringkali reaksi yang muncul berasal dari gambaran / image yang ada dalam pikiran.
Bayangkan bila yang ada dalam pikiran kita adalah stress, bagaimanakah reaksi kita?
Tanpa kita sadari kita menyimpan stress yang ada. Lama kelamaan stress tersebut berdampak buruk bagi kehidupan kita.
Bagaimana menjalani hidup tanpa dikuasai stress?
Filipi 4:6-7 (TB)
6 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.
7 Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.
1. Dapatkan penawar stress (Filipi 4: 6)
"Manfaat kita bersekutu dengan Tuhan dalam DOA adalah KITA MENIKMATI DAMAI SEJAHTERA"
DOA bukanlah sekedar pain killer (Yohanes 16: 33)
Yohanes 16:33 (TB) Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.",
Ketika kita berdoa, Tuhan mendengar lebih dari yang kita katakan, menjawab lebih dari yang kita minta, memberi lebih dari yang kita harapkan.
2. Jalani dengan cara baru (Filipi 4: 9)
Filipi 4:9 (TB) Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.
Hiduplah sesuai dengan Firman Tuhan.
Setiap hari lakukanlah sesuatu yang akan menuntun anda lebih dekat kepada Tuhan.
Dan ingatlah jika kau butuh sesuatu, Aku (Tuhan) siap 24/6.
Mari kita belajar menyediakan waktu untuk Tuhan. Mengucap syukur atas segala yang kita alami dalam kehidupan kita!
Sunday, December 2, 2018
Hati Yang Melayani Oleh Pdm. Iwan Susanto
Minggu, 2 Desember 2018
JKI Maranatha, Ungaran
Ibadah Sore
Hati Yang Melayani
Oleh Pdm. Iwan Susanto
Saat kita melayani TUHAN dibutuhkan kerendahan hati.
Bedah lagu Above All
Songwriters: Lenny Leblanc / Paul Baloche
Above All lyrics © Capitol Christian Music Group
Above all powers
Above all kings
Above all nature and all created things
Above all wisdom and all the ways of man
You were here before the world began
Above all kingdoms
Above all thrones
Above all wonders the world has ever known
Above all wealth and treasures of the earth
There's no way to measure what you're worth
Crucified
Laid behind the stone
You lived to die
Rejected and alone
Like a rose trampled on the ground
You took the fall
And thought of me
Above all
Lagu tersebut mengingatkan kita bahwa begitu besar kasih Bapa kepada kita.
Yohanes 13: 4-15
Kisah Yesus membasuh kaki murid-muridNya
Yang dilakukan saat melayani
1. Menanggalkan jubah (Yohanes 13: 4)
Jubah - jabatan, harga diri, gengsi, ambisi,
semua yang kita miliki
2. Merendahkan diri
Mengutamakan yang lain daripada
kepentingan pribadi
Saat kita melayani TUHAN, fokus kita hanyalah kepada TUHAN.
Ingat akan kasihNya dalam hidup kita.
Ibrani 2:9 (TB) Tetapi Dia, yang untuk waktu yang singkat dibuat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, yaitu Yesus, kita lihat, yang oleh karena penderitaan maut, dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat, supaya oleh kasih karunia Allah Ia mengalami maut bagi semua manusia.
Saat kita mengalami "lembah kelemahan", bagaimanakah respon kita?
Mazmur 23:4-5 (TB)
4 Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
5 Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.
Amsal 18:12 (TB) Tinggi hati mendahului kehancuran, tetapi kerendahan hati mendahului kehormatan.
Amsal 22:4 (TB) Ganjaran kerendahan hati dan takut akan TUHAN adalah kekayaan, kehormatan dan kehidupan.
Matius 11:29 (TB) Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
https://alkitab.app/v/5ebbcc6b6306
Saat jiwa kita tidak tenang, itu tanda bahwa kita kurang lemah lembut dan rendah hati.
Mari kita belajar rendah hati!
Subscribe to:
Posts (Atom)